Sunday, September 12, 2010

This Is My Hijab.

In the name Allah,

This is my hijaab,
I will never remove,
Hijaab is my pride,
It makes my soul improve,
It is Allah's law,
how can I oppose,
Hijaab is my way,
The way that Allah chose,
Hijaab is my way,
the way that Allah chose,
People didn't approve for what I had tosay,
Covering myself will hide my charm away...
Cofused was my mind in what I shouldn't do,
I have been so sad
my feelings never went through..
My heart go that peace
the peace that showed me light,
The light of my hijaab which make my spirit bright...
Without my hijaab,
I feel insecure,
Deep within my soul,
I feel peace and pure...
Oh my dearest sisters,
Hijaab is the cure,
Wisdom lies beneath it,
I know that's for sure...
Gift yourself with guidance and never regret,
Accepting it would be getting all respect...
All around is evil that wants to prevail, Sticking to Islam,
we won't let good fail...
Let's embrace hijaab and wait our reward,
It is for Allah,
the One and Only Lord...

Ahmed Bukhatir-This is my hijab lyrics.

Friday, September 10, 2010

AIDILFITRI daripada ADAT kepada IBADAT

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih.

by: USTAZ SYED NORHISYAM, SOLUSI-isu NO.23

Menyambut Hari Raya adalah ibadah dalam Islam. Aidilfitri merupakan hari kejayaan dan kegembiraan bagi setiap orang mukmin yang berjaya menjalani kursus intensif di madrasah Ramadan selama satu bulan.

Berikut adalah perkara sunah ketika menyambut ketibaan Syawal agar Aidilfitri yang kita raikan benar-benar diterima sebagai ibadat di sisi Allah.

1) Bertakbir:
2)Mandi sunat Memakai paaian yang terbaik dan berwangi-wangian
3) Makan sebelum keluar rumah
4) Pergi ke masjid dan Pulang denngan melalui jalan yang berbeza
5) ucapan hari raya
6) solat sunat hari raya dan mendengar khutbah hari raya.

AWAS!!!

Ada dalam kalangan umat Islam yang merosakkan ketaatannya selama sebulan sepanjang Ramadan, hanya pada hari pertama Syawal. Menyambut Hari Raya sehingga meniggalkan solat, pergaulan tanpa batas lelaki dan perempuan yang bukan mahram, makan yang terlampau sehingga membahayakan kesihatan, pembaziran dan sebagainya. Ini adalah akibat mereka yang 'menyembah' Ramadan, sedangkan yang sepatutnya mereka sembah ialah Tuhan Ramadan yang juga mesti disembah pada bulan-bulan yang lain. S 

Thursday, September 9, 2010

Bacalah...

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

Bacalah dengan nama TuhanMu yang menciptakan,,,
demikian la, seingatku wahyu Allah yang diturunkan kepada Rasulullah
melalui malaikat Jibril...

Bacalah...
demikianlah perkataan yang amat keramat bagiku...
masakan tidak...
ku merasakan hari-hariku berlalu sepi dan kosong tanpa membaca...
dengan membaca...
banyak ilmu yang boleh diperolehi...
dengan membaca...
ku seperti mahu menjadi penulis...

heheheh....
dengan membaca...
ayat-ayatku
perkataan-perkataanku turut terpengaruh...
betapa hebatnya membaca...

Subhanallah....
Maha Suci Allah...
Yang menciptakan kita...
Yang memberi keizinan kepada ku untuk membaca.

Isilah hari-hari mu dengan membaca. (n_n)

Wednesday, September 8, 2010

~PENEMUAN~

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Subhanallah...
Maha Suci Allah....

Ku teringat kata-kata daripada seorang sahabat...
'Allah tidak melihat natijah sesutau perkara tapi Allah melihat sejauh mana hambaNya berusaha.'

Lalu ku berfikir...
Cukup kah usaha yang ku lakukan sekarang nhe?
Allah melihat kah usaha ku...

hmmmm...mungkin ada yang blank.
usaha ke arah apa...

AKU DALAM PENCARIAN MENGENALI DIRI.

ya...itulah sebenarnya aku tengahj berusaha sekarang nhe.....

Dalam pencarianku..
banyak sekali soalan-soalan yang keluar dari kotak fikiran....

Alhamdulillah...
segala puji bagi Allah...

Akhirnya ku menemui jawapan yang ku cari..
Aku khilaf....
dalam ku meminta-minta kepada insan..
Aku terlupa adanya PENCIPTA INSAN yang sepatutnya aku dahulukan dalam
memohon dan meminta tolong...

Aku masih dalam pencarian...
Langkah ku tidak terhenti lagi
dengan terjawabnya soalan2 ku.

Sahabat...ku mohon...kamu membantu ku..
hulurkan tanganmu...
pinjamkan telingamu...
luangkan masamu untuk SAHABATMU YANG SEORANG INI.

Monday, September 6, 2010

Ku ingin bercerita

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah....akhirnya dapat ku menghabiskan pembacaan WO AI NI ALLAH.



Diskripsi tentang buku ini:

Bagaimana rasanya hidup dalam kehampaan jiwa, rohani dan sosial? Pada saat kita sedang mencari Tuhan, pada saat itu juga terasa Tuhan meninggalkan kita sendiri, sendiri dalam masyarakat yang memandang sepi.
Itu kisah yang diperjuangkan dalam novel ini, kisah seorang gadis Cina ateis, yang tidak tahu ke mana hala hidupnya. Namun pada saat kecelaruan itu dia mengerti bahawa kecelaruan itu bukan datang begitu sahaja, pasti ada yang menciptanya, dan pasti ada sebabnya. Dalam mencari punca kecelaruan itu, akhir bertemu apa itu Tuhan.
Wo Ai Ni, Allah… aku cinta Allah… tutur gadis itu pada saat dia mengerti siapa Tuhannya.





La Tahzan

Bismillah....
Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

Ku berbicara pada daun...
Daun hanya bergoyang mengikut angin yang menghembusnya...
Ku tidak pasti samada daun mengiyakan kata-kataku atau sebaliknya.

Ku berbicara pada langit...
Langit menampakkan kecerahannya 
bagiku ia membawa kegembiraan ...
Terkadang langit menjadi gelap gulita
Apa iya menunjukkan kesedihannya?

Ku berbicara kepada seseorang...
Tapi,
Jawapan yang diberikan kadang menghampakan...
Sombongkah aku tidak menerima jawapan yang dikemukakan oleh mereka?
Tidak bersyukurkah aku bilamana ada yang sudi menjawab persoalanku?

Astaghfirullah....
Maafkan atas kekhilafan diri ini...

Lalu ku berbicara pada diri..

Kepada siapa seharusnya aku bertanya?
Kepada siapa seharusnya aku mengadu?
Kepada sipa seharusnya aku meminta pertolongan?

Siapakah yang dapat menjawab persoalanku?
Siapakah yang akan menunjuk ajarku?
Siapakah yang akan membimbing ku ke jalan yg lurus?

SIAPA?
SIAPA?
SIAPA?

Seperti biasa soalan ku berlalu sepi..
Seperti oksigen yang keluar masuk tanpa disedari..
Seperti mengalirnya darah di dalam badan ini..

Seringkali ku memujuk diri:

Ketika bumi terasa menyempit
dikarenakan himpitan persoalan hidup,
dan jiwa terasa tertekan
oleh beban berat kehidupan yang harus anda pikul,
menyerulah 'Ya Allah!'

Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan,
jadikanlah kesedihan itu awal kebahagiaan,
dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tenteram.

Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu
dengan salju keyakinan
dan padamkan bara jiwa
dengan air keimanan.

Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini
rasa mengantuk dari-Mu yang mententeramkan
Tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian
Dan ganjarlah dengan kemenangan yang nyata.

Wahai Rabb, tunjukkanlah pandangan ini kepada cahaya-Mu,
Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus
Dan tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu
merapat ke hidayah-Mu.

Ya Allah, sirnakan keraguan
terhadap fajar yang pasti datang
dan memancar terang
dan hancurkan perasaan yang jahat
dengan secercah sinar kebenaran
hempaskan semua tipu daya setan
dengan bantuan bala tentara-Mu

Ya Allah, sirnakan dari aku rasa sedih dan duka
dan usirlah kegundahan dari jiwa ku
Ku berlindung kepada-Mu
dan setiap rasa takut yang mendera.

lastly...

Hanya kepada-Mu ku bersandar dan bertawakkal
Hanya kepadamu ku memohon
dan
Hanya dari-Mu segala pertolongan.

Cukuplah Engkau sebagai pelindung ku
Karena Engkaulah sebaik-baik pelindung dan penolong...

Amin ya rabb...